Berita Terkini

Kunjungan Kerja Komisi II
27-07-2018 14:29

Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Turen Mampu Membuat Nutrisi Penyubur Tanah

Bisa Mendukung Program Pariwisata, Namun Minim Anggaran Untuk Pengembangan

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Kabupaten Malang terus berinovasi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, salah satunya dilakukan oleh Petugas Penuyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Turen yang telah mampu berinovasi dalam pembuatan bakteri/nutrisi untuk penyubur tanah.

Hal tersebut di atas disampaikan oleh kordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Turen Dwi Sumular, SP saat Komisi II melaksanakan Kunjungan Kerja pada hari Kamis, 26 Juli 2018. Dijelaskan bahwa pihaknya terus membimbing petani, sehingga salah satu petani berhasil meningkatkan produktivitasnya, selain itu yang pihaknya berinovasi dan mampu membuat bakteri/nutrisi penyubur tanah. “Kami bisa mengembangkan bakteri yang mampu mengurai unsur-unsur hara dalam tanak sehingga dapat diserap sempurna oleh tanaman dan tanah menjadi subur, “ jelas Dwi Sumular.

Ditambahkan bahwa nutrisi ciptaannya tidak kalah dengan produk yang ada dipasaran, pasalnya telah dibuktikan dengan pengembangan tanaman hidroponik di Kampung Rolas di Desa Sanan Kerto, sehingga bisa mendukung program pariwisata khususnya desa wisata (bon pring), selain itu juga bisa dikembangkan stek tanamam tomat. Namun demikian saat ini pihaknya mengaku kesulitan untuk pengembangan karena tidak memiliki anggaran untuk pengujian serta pengurusan hak paten, selain itu kendala lainnya yakni tidak adanya kendaraan operasional sehingga  menghambat mobilitas penyuluh di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi II Drs. Mohamad Fauzi, M.Ag mengapresiasi positip inovasi yang dilakukan oleh PPL Kecamatan Turen, pasalnya sejalan dengan salah satu program pemerintah yakni pariwisata. “Inovasi-inovasi yang dikembangkan juga harus bisa meningkatkan hasil pertanian dan memberikan nilai tambah serta mengjasilkan produk-produk unggulan, “ kata Fauzi.

Terkait permasalahan kesulitan yang dihadapi, dia berharap PPL melaui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Kabupaten Malang  segera menyusun program dan anggaran, selanjutnya pihaknya siap membantu memperjuangkan melalui anggota Komisi II yang ada di Banggar. (a6)