Berita Terkini

Rapat Paripurna Terbuka
18-10-2017 15:32

Bupati Malang Sampaikan RAPBD Tahun Angggaran 2018

Bupati Malang DR. H Rendra Kresna menyampaikan RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun Anggaran 2018 dalam Rapat Paripurna yang digelar pada hari Rabu 18/10.

RAPBD Tahun 2018 disusun berdasarkan perencanaan pembangunan yaitu penyelenggaraan musrenbang yang runtut, mulai dari desa/ kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional; begitu juga rapat-rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun kementerian/ lembaga yang ada di pusat; termasuk memperhatikan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Malang dan hasil rapat kerja dengan DPRD.

Sebelum RAPBD Tahun 2018 disusun,DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Malang telah membuat Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disingkronkan dengan Prioritas Pembangunan tahun 2018, yaitu: pertama; Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan dasar, kedua; Optimalisasi potensi pariwisata, ketiga; Penurunan angka kemiskinan melalui pengembangan ekonomi lokal, keempat; Peningkatan upaya kelestarian Lingkungan Hidup, dan kelima; Peningkatan inovasi dan reformasi birokrasi.

Selanjutnya dari proses tersebut, disusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2018 dengan tema pembangunan: “Memacu Pertumbuhan Ekonomi Dalam Upaya Menurunkan Angka Kemiskinan Melalui Optimalisasi Potensi Pariwisata Dan Peningkatan Daya Dukung Lingkungan Hidup”. Tema tersebut tentunya memberi arah dalam menyusun prioritas program dan kegiatan pembangunan pada masing-masing rencana kerja anggaran Perangkat Daerah, dengan harapan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.

Adapun struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 sebagai berikut :

Pendapatan Daerah direncanakan sebesar  Rp3.606.510.911.603,96. Pendapatan Asli Daerah direncanakan sebesar Rp489.326.953.004,96; Pajak Daerah sebesar Rp205.066.250.000; Retribusi Daerah sebesar Rp35.547.501.460,- ; Hasil   Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar    Rp16.924.114.019,94, ; Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp231.789.087.525,02,-.

Penerimaan dari Dana Perimbangan dialokasikan sebesar  Rp2.367.186.768.000,-, dengan rincian; Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak direncanakan sebesar Rp150.729.265.000,- . Penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) direncanakan sebesar Rp1.665.110.987.000,-. Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar   Rp551.346.516.000.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah direncanakan sebesar Rp749.997.190.599,-

Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp3.746.952.475.259,71, Belanja Tidak Langsung dianggarkan sebesar  Rp2.107.436.842.919,71; Belanja Langsung dianggarkan sebesar Rp1.639.515.632.340,-

Penerimaan Pembiayaan Tahun Anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp161.441.563.655,75; Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan direncanakan sebesar Rp21.000.000.000,-

 

Menurut Bupati Malang berbagai upaya masih harus terus dilakukan guna mencukupi APBD Kabupaten Malang yang masih dirasakan sangat terbatas, antara lain membangun kemitraan dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat maupun dengan lembaga non pemerintah serta dengan masyarakat luas, agar urusan-urusan yang menjadi kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Malang dapat teranggarkan secara memadai. “Saya mengajak semua pihak, marilah kita semakin menguatkan komitmen bersama untuk seoptimal mungkin memanfaatkan kemampuan keuangan daerah, untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.” tutur Bupati Malang. (a6)