Berita Terkini

Kegiatan Komisi
11-10-2017 14:51

Bumdes Barokah Sumbang PADes Melalui Pengelolaan Wisata Sumber Sira

Dalam rangka monitoring terhadap keberadaan Bumdes untuk mewujudkan otonomi dan kemandirian desa,  Komisi C selasa 11/10 melkasanakan kunjungan kerja ke Sumber Sira dengan agenda monitoring dan evaluasi potensi pendapatan terhadap desa melalui pengeloaan wisata sumber Sira yang dilaksanakan oleh Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Barokah.

Sumber Sira desa Putukrejo Kecamatan Gondanglegi merupakan salah satu obyek wisata yang sudah cukup populer baik oleh wisatawan lokal, luar daerah bahkan mancanegara. Saat ini wisata sumber sira dikelola oleh bumdes Barokah desa setempat, dua tahun mengelola Sumber Sira BumDes Barokah sukses memberikan PADes (Pendapatan asli Desa) yang cukup signifikan.

Menurut Kepala Desa Putukrejo A. Toha bahwa wisatawan yang datang ke Sumber Sira menunjukkan peningkatan terutama saat masa-masa liburan, hal senada juga dibenarkan oleh Direktur Bumdes Barokah Rosyid Asdullah bahwa penjualan tiket masuk kalau hari biasa bisa mencapai satu bendel (100 tiket), sementara waktu hari sabtu dan minggu bisa menjual 5 sampai 6 bendel tiket bahkan saat peak season bisa terjual 10 bendel dengan harga tiket Rp3000, selain dari penjualan tiket pendapatan yang diperoleh dari parkir kendaraan roda dua dan roda 4 serta iuran dari stan pedagang. ditambhkannya bahwa laporan keungan dilaksanakan tiap minggu.

Selain menyampaikan pendapatan, pihaknya juga menyampaiakan rencana pengembangan wisata Sumber Sira ke depannya agar lebih representatif. “Kami sudah mendesain sarana dan prasarana pendukung salah satunya adalah rest area atau pendopo, “ jelasnya. Pihaknya juga minta perhatian pemerintah khususnya infrastruktur berupa akses jalan masuk yang belum diperbaiki.

Ketua dan Anggota Komisi C mengapresiasi positip apa yang telah dilakukan oleh Bumdes Barokah dalam mengelola Wisata Sumber Sira, Komisi C juga berharap keberadaan Bumdes dan Wisata Sumber Sira bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar. “Perlu adanya sinergi dan koordinasi dengan dengan dinas terkait khusunya dengan Dinas Pariwisata, “ tutur anggota Komisi C H. Ahmad Daniel. (a6)