Berita Terkini

Audiensi Pro Desa dan P3KM Pasar Belung Wates
06-07-2017 07:51

LSM Pro Desa Advokasi Permasalahan Pedagang Pasar Wates Belung Kecamatan Poncokusumo, Dewan Desak Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Segera Selesaikan Tuntas

Dengan didampingi LSM Pro Desa, Pengurus P3KM (Persatuan Pedangan Pasar Kabupaten Malang) Pasar Belung Wates Kecamatan Poncokusumo mengadu ke dewan Rabu 5/7, kedatangan mereka adalah untuk melaksanakan hearing dengan dewan bersama dengan Dinas Perindustrian dan Pasar Kabupaten Malang, permasalahan yang dibawa adalah terkait masih banyaknya  Pedagang Kaki Lima (PKL) atau pedagang liar di sekitar pasar..

Permasalahan yang terjdi di Pasar Wates Belung Kecamatan Poncokusumo tersebut mendapat perhatian serius dari para anggota dewan, pasalnya telah melibatkan banyak pihak dan berlangsung lama, sehingga dewan mendesak Kepala Dinas Industri dan Perdagangan untuk segera menyelesaikan permasalahan secara tuntas agar tidak berlarut-larut. Hadir dalam kegiatan yang dilakasakan di ruang Fraksi PDIP tersebut Anggota Komisi B, C dan D serta dari Satpol PP.

Dalam kesempatan itu koordinator Pro Desa M. Khuseri mengatakan bahwa masalah yang terjadi di pasar Wates Belung sudah lama, yakni sejak rencana pembangunan sampai pasca pembangunan masih meninggalkan permasalahan. Selanjutnya Pengurus P3KM Pasar Belung Wates Fathur Rohman menuturkan bahwa keberadaan pedagang liar disekitar pasar menimbulkan keresahan pedagang resmi, ditambahkannya bahwa saat ini pedagang liar menempati lahan milik H. Muslik yang sebenarnya merupakan bekas lokasi penampungan sementara saat pasar dibangun pada Tahun 2016. “Kami berharap kepada Dinas Industri dan perdagangan serta Satpol PP untuk segera bertindak, “ tuturnya.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Industri dan Perdagangan Diah Desianti menjelaskan bahwa sebenarnnya pihaknya telah melaksanakan koordinasi yang melibatkan pihak terkait di Kantor Kecamatan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satpol PP mengeluarkan Surat Peringatan kepada pedagang liar dan pemilik lahan. Di tempat yang sama Kepala Satpol PP Bambang Setiawan mengaku telah mengeluarkan peringatan sampai tiga kali, namun sebelum bertindak pihaknya juga mengadakan pendekatan secara persuasif dengan pedagang, “Pada intinya pedagang mau direlokasi ke atas (tingkat dua) pasar Wates Belung asalkan ada atapnya, “ katanya.

 Sementara Itu Ketua Komisi B Kusmantoro Widodo, SH selaku pimpinan rapat berharap ada solusi terbaik bagi semua pihak, yang mendesak dilaksanakan adalah identifikasi dan mendata ulang pedagang resmi Pasar Belung Wates oleh Dinas dan Pengurus P3KM, pedagang resmi yang masih ada di luar supaya segera dimasukkan, selanjutnya kalau masih ada lahan di lantai dua PKL bisa ditampung. “Kami mendesak Kepala Dinas untuk segera menyelesaikan permasalahan secara tuntas paling lambat akhir bulan ini, “ tegasnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komisi D Darmadi, S.Sos bahwa permasalahn itu sudah lama terjadi dan belum ada penyelesaian sampai saat ini. (a6)